Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nurul Huda Sedati terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola lembaga pendidikan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengirimkan tim untuk melakukan studi pengelolaan dan manajemen keuangan ke LPI Sabilillah Malang, Kamis (9/4/2025).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya YPI Nurul Huda Sedati dalam memperkuat sistem pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional. Sistem tersebut dinilai penting sebagai landasan dalam menciptakan tata kelola lembaga pendidikan yang sehat, efektif, serta mampu berkembang secara berkelanjutan.
Ketua YPI Nurul Huda Sedati, Drs. H. Misbahuddin, M.M., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk keseriusan yayasan dalam melakukan pembenahan manajemen pendidikan, khususnya dalam aspek pengelolaan keuangan.
Menurutnya, penerapan transparansi dan akuntabilitas keuangan tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan.
“Transparansi dan akuntabilitas dapat meningkatkan partisipasi seluruh pihak dalam pengelolaan lembaga. Dengan pengelolaan yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan, kepercayaan masyarakat terhadap sekolah akan semakin kuat,” ungkapnya.
Misbahuddin menjelaskan, rombongan yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 14 orang. Peserta berasal dari unsur pimpinan dan pengelola keuangan pada setiap jenjang pendidikan yang berada di bawah naungan YPI Nurul Huda Sedati.
Untuk jenjang TK, peserta diwakili oleh kepala sekolah. Sementara itu, pada jenjang MI, MTs, dan MA, masing-masing mengirimkan kepala madrasah bersama unsur yang menangani bidang keuangan.
Ia berharap kegiatan studi pengelolaan keuangan tersebut dapat menjadi langkah awal bagi YPI Nurul Huda Sedati dalam membangun sistem manajemen yang semakin terstruktur, terukur, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kinerja.
“Harapannya, apa yang kami pelajari dapat diterapkan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan YPI Nurul Huda Sedati, sehingga ke depan tata kelola lembaga menjadi lebih baik dan profesional,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Direktur LPI Sabilillah Malang, Dr. Ali Afandi, M.Pd., menyampaikan bahwa transparansi dan akuntabilitas merupakan prinsip yang harus diterapkan oleh setiap organisasi, termasuk lembaga pendidikan.
Ia menjelaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas pada dasarnya merupakan bentuk pertanggungjawaban organisasi kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan dan hak untuk mendapatkan informasi mengenai pengelolaan lembaga.
Menurutnya, setiap penyelenggara pendidikan harus memiliki kemampuan untuk menyampaikan kinerja, kebijakan, serta berbagai tindakan organisasi secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada para pemangku kepentingan.
“Setiap penyelenggara lembaga harus mampu menjelaskan kinerja dan tindakannya secara terbuka kepada para pemangku kepentingan. Hal tersebut merupakan bagian penting dari tata kelola organisasi yang baik,” jelasnya.
Melalui kegiatan belajar dan berbagi pengalaman tersebut, YPI Nurul Huda Sedati berharap dapat memperoleh berbagai praktik baik yang telah diterapkan LPI Sabilillah Malang, khususnya dalam bidang pengelolaan keuangan dan tata kelola lembaga.
Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk membangun sistem manajemen keuangan YPI Nurul Huda Sedati yang lebih transparan, akuntabel, terintegrasi, dan profesional.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen YPI Nurul Huda Sedati untuk terus bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang adaptif, terpercaya, profesional, dan memiliki daya saing tinggi, serta mampu memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat.