MI Nurul Huda Sedati Gandeng Motivator Nasional untuk Menguatkan Peran Wali Murid dalam Mencetak Generasi Rabbani dan Tangguh

Sidoarjo – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Sedati kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggelar Seminar Parenting yang melibatkan seluruh wali murid kelas I hingga VI. Kegiatan yang diselenggarakan pada Ahad (26/7/2026) di halaman Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nurul Huda ini bertujuan mempererat kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Seminar menghadirkan pakar paliatif sekaligus motivator nasional dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya, dr. H. Agus Ali Fauzi, PGD.Pall.Med (ECU), sebagai narasumber utama. Acara tersebut diikuti oleh para wali murid, dewan guru, serta Ketua YPI Nurul Huda, Drs. KH. Misbahuddin, M.M.

Kepala MI Nurul Huda, Achmad Zubaidi, S.Pd., M.Pd.I., menjelaskan bahwa pemilihan dr. Agus Ali Fauzi sebagai pembicara didasarkan pada kompetensinya yang tidak hanya membahas aspek kesehatan, tetapi juga menekankan pentingnya kesehatan mental, pengendalian emosi, dan pola pengasuhan yang positif dalam membentuk karakter anak.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya dipengaruhi oleh kecukupan gizi dan fasilitas belajar, tetapi juga oleh kondisi fisik, emosional, dan spiritual orang tua maupun guru. Lingkungan yang sehat dan harmonis akan memberikan dampak besar terhadap proses belajar serta perkembangan anak.

“Mendidik anak bukan sekadar memenuhi kebutuhan fisiknya, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, mengelola emosi dengan baik, serta menciptakan lingkungan yang mendukung. Ketika orang tua dan guru sama-sama sehat secara fisik, mental, dan spiritual, anak akan lebih mudah berkembang dan meraih prestasi,” ungkap Zubaidi.

Ia juga menegaskan bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah dan keluarga harus saling melengkapi agar proses pembentukan karakter dan pencapaian akademik dapat berjalan secara optimal.

“Kami berharap para orang tua semakin menyadari bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada sekolah. Dibutuhkan keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi anak di rumah agar proses pendidikan berjalan selaras,” tambahnya.

Melalui seminar ini, MI Nurul Huda berharap para wali murid memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pola hidup sehat, komunikasi keluarga, serta strategi pengasuhan yang mampu menciptakan lingkungan positif bagi tumbuh kembang anak.

Dalam sesi motivasi, dr. Agus Ali Fauzi menekankan bahwa tantangan pendidikan di era modern menuntut keterlibatan aktif orang tua. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan membangun generasi masa depan sangat bergantung pada sinergi antara keluarga dan sekolah.

Menurutnya, terdapat dua nilai utama yang harus ditanamkan sejak usia dini. Pertama, akhlak mulia sebagai fondasi karakter melalui penguatan nilai-nilai moral dan spiritual. Kedua, mental tangguh (resiliensi) agar anak mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan tanpa mudah menyerah.

“Kita ingin melahirkan generasi yang berakhlak mulia, sehat, penuh semangat, serta memiliki daya juang yang tinggi. Anak-anak harus dibiasakan menjadi pribadi yang optimis, pantang menyerah, dan terus berusaha mewujudkan cita-citanya sehingga kelak mampu menjadi pemimpin yang membawa manfaat bagi masyarakat,” tutur dr. Agus Ali.

Di penghujung kegiatan, dr. Agus Ali Fauzi menyampaikan apresiasi kepada YPI Nurul Huda atas konsistensinya menghadirkan program-program edukatif yang melibatkan peran aktif orang tua. Menurutnya, langkah tersebut merupakan investasi penting dalam membangun generasi Rabbani yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *